Sudah 11 hari ini kota Sukabumi sangat panas menyengat disiang hari dan sorenya diguyur hujan lebat. Cuaca yang panas - lembab membuat tenggorokan ingin sesuatu yang segar. Jam istirahat hari ini, kami mendatangi sebuah rumah makan yang mempunyai daya tarik di minumannya, saya menyebut ’juice strawbery ala TikTok’. Juice strawbery disini memang menjadi favorit saya karena sangat kental, murni tanpa campuran susu dan tentunya dari buah strawbery segar. Dikota kecil ini rasanya belum ada yang bisa mengalahkannya.
Rumah makan Tiktok terletak di Jl. RA Kosasih No.232, Sukabumi. Letaknya yang strategis dan menu makanan minuman yang lengkap, membuat RM ini seakan tidak pernah sepi dari pengunjung.
Tiktok adalah unggas hasil persilangan dari itik dan entog. Daging tiktok lebih tebal, gurih dan tidak ‘penguk’ seperti daging bebek. Menu spesial yang menjadi andalan dirumah makan ini tentunya daging Tiktok yang dibakar/digoreng. Harganya sekitar Rp. 6.000/0ns, dengan minimal pembelian adalah setengah ekor. Untuk menu yang menjadi favorit pengunjung yaitu Nasi timbel komplit seharga Rp. 22.000, terdiri dari nasi timbel, ayam, tahu, tempe, ikan asin, lalapan, sambal dan sayur asem. Selain itu daftar menu yang lain ada gurami bakar/cobek/asam manis, aneka sop, udang, karedok, pencok kacang panjang, tumis kangkung/genjer. Namun setiap kami pesan tumis genjer selalu enteng dijawab kosong (sebenarnya ada nggak sih – red).
Menu makan siang kami kali ini adalah nasi timbel komplit plus segelas juice favorit. Namun kami ingin mencoba sesuatu yang berbeda, kami memesan juice MERDEKA yaitu perpaduan antara juice sirsak dan juice strawbery yang menghasilkan warna merah putih memisah. Mmmmm… sangat mantap sekali rasanya, dingin segar – asam….Maknyus…
Sumber :
http://marcantia.wordpress.com/2009/06/03/rumah-makan-sunda-tiktok/
3 Juni 2009
Senin, 01 Maret 2010
Rumah Makan Sambal Cibiuk: Restoran Metropolis di Pematang Saw

Anda sekeluarga pingin jajanan yang khas, rasanya pun dijamin menggiurkan lidah Anda? Inilah menu langka yang siap membangkitkan selera makan Anda untuk segera menyantap hidangan tersebut. Memang jika kita pernah singgah di beberapa tempat rumah makan yang menyediakan menu-menu masakan khas Sunda, itulah yang menandai cita rasa makanan yang satu ini. Tapi, apakah Anda sudah pernah mampir di rumah makan yang ter-top ini? Tak lain papan klangenan itu bernama Rumah Makan Sambal Cibiuk (RMSC) di seputaran Joglo, Jakarta Selatan.
Cibiuk merupakan sebuah wilayah di daerah Garut, Jawa Barat. Selain terkenal dengan keindahan alam dan potensi pertanian yang luar biasa, Cibiuk juga terkenal akan menu masakannya, terutama sambalnya yang nikmat. Hingga lahirlah konsep rumah makan yang menghidangkan sambal khas Cibiuk serta menu-menu masakan Sunda lainnya. Yuk, segera kita icip-icip! Mari kita bareng-bareng telusuri lebih dalam lagi melalui wisata kuliner ke Rumah Makan Sambal Cibiuk bersama E-I untuk edisi kali ini.
Kebudayaan Sunda memang tidak lepas dari yang namanya bambu. Itulah pemandangan pertama yang kita dapatkan saat memasuki rumah makan yang satu ini. Suasana santai nan tenang, dengan alunan musik Sunda yang teduh, menjadi teman kita saat bersantap. Saung atau gazebo bisa menjadi tempat pilihan yang pas untuk anda menikmati menu-menu yang disediakan bersama keluarga. Sekeliling saung yang terbuka, terbentang pemandangan persawahan di kaki gunung dalam bentuk foto di sepanjang dinding saung. Kolam dengan ikan-ikan hias kecil berpadu dengan air terjun buatan di halaman saung mampu menghadirkan suasana syahdu tepian sawah di RMSC.
Setelah mendapatkan tempat yang pas untuk makan siang, kini saatnya Anda memesan menu yang telah disediakan. RMSC menawarkan tiga macam sambal khas Cibiuk. Diantaranya: Sambal Cibiuk Ijo, Sambal Cibiuk Merah, dan bagi Anda yang menyukai rasa lebih pedas cobalah memesan Sambal Cibiuk Ceurik. Dilihat dari teksturnya, terdapat tomat hijau yang membuat tampilan Sambal Cibiuk menjadi menarik. Soal rasa, yang namanya sambal pasti identik dengan pedasnya. Hanya saja rasa sambalnya agak sedikit manis. Tapi, yang pastinya sangat nikmat dan tidak membuat perut kita terasa panas.
Menu lainnya yang menjadi pasangan untuk menikmati Sambal Cibiuk bisa kita pilih sendiri sesuai dengan selera masing-masing. Di antaranya, nasi tutug oncom, nasi bakar atau nasi merah. Untuk melengkapi menu, kita dapat memesan sayur asam, pepes tahu, karedok, dan lain-lain. Selain terkenal dengan sambalnya, di RMSC juga terkenal dengan menu ikan guramenya antara lain: gurame bakar cobek, gurame goreng kipas hingga gurame asam manis/pedas. Memang belum lengkap jika menyantap di rumah makan Sunda tanpa ditemani pula dengan yang namanya lalapan. Di sini Anda bisa mengambilnya sendiri loh.! Jika ingin menambah lalapannya silahkan ambil lagi.
Setelah tim E-I menyantap dan merasakan beberapa menu masakan yang tersedia, terasa benar bahwa makan siang dengan Sambal Cibiuk terasa pas nikmatnya. Maunya sih nambah lagi, tapi apa daya perut ini sudah kenyang dan lumayan kencang. Untuk masalah harga, di Rumah Makan Sambal Cibiuk tidak menarik nafas Anda panjang. Karena harga disini tidak terlalu mahal, sesuai dengan lezatnya menu-menu yang disediakan. Ingin mencoba Sambal Cibiuk? Silahkan saja bagi Anda yang gemar banget berwisata kuliner untuk tak lupa berkunjung ke alamat RMSC. (*)
Sumber :
Yosef Ferdyana dalam :
http://www.explore-indo.com/kuliner/291-rumah-makan-sambal-cibiuk-restoran-metropolis-di-pematang-sawah.html
24 Juni 2009
Cara Mengukur Kepuasan Pelanggan di Rumah Makan Padang
Pertanyaan
Yth Bapak Freddy, Jika saya ingin mengukur survei kepuasan pelanggan di rumah makan Padang yang saya kelola, kira – kira apa yang paling penting untuk dilakukan? Saya ingin melakukan survei kepuasan mereka atas rasa masakan kami. Tapi saya kesulitan menentukan indikatornya dan mekanisme surveinya. Kalau bisa, tolonglah saya dibantu.
Chaniago, Jakarta Barat
Jawaban
Survei kepuasan pelanggan di rumah makan Padang, tidak hanya ditentukan oleh rasa masakan saja, tetapi dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan mulai dari pelanggan melihat tampilan rumah makan Padang tersebut, kemudahan tempat parkir, memilih tempat duduk, kenyamanan ruangan, kebersihan rumah makan, keramahan pelayanan, kecepatan, keakuratan perhitungan pembayaran, harga yang diterapkan, rasa makanan, variasi makanan, kebersihan kamar kecil, kelancaran air untuk cuci tangan berikut sabun, sampai pelanggan keluar dari rumah makan Padang tersebut.
Intinya ada lima dimensi yaitu: (1) Responsiveness (ketanggapan) yaitu kemampuan untuk menolong pelanggan dan ketersediaan untuk melayani pelanggan dengan baik. (2) Reliability (keandalan) yaitu kemampuan untuk melakukan pelayanan sesuai dengan yang dijanjikan dengan segera, akurat dan memuaskan. (3) Empathy yaitu rasa peduli untuk memberikan perhatian secara individu kepada pelanggan, memahami kebutuhan pelanggan, serta kemudahan untuk dihubungi. (4) Assurance (jaminan) yaitu pengetahuan, kesopanan, keramahan petugas serta sifat dapat dipercaya sehingga pelanggan merasa aman dan terbebas dari risiko. (5) Tangibles (bukti langsung), yaitu semua kenampakan fisik yang langsung terlihat, misalnya fasilitas fisik, perlengkapan peralatan, penampilan karyawan, serta berbagai sarana dan prasarana.
Mekanisme survei kepuasan pelanggan untuk rumah makan Padang adalah dengan membuat kuesioner, atau bisa dilakukan FGD (focus group discussion) dengan berbepedoman pada berbagai indikator yang telah disebutkan di atas. Analisis dilakukan dengan membandingkan harapan pelanggan dengan apa – apa yang dirasakan pada saat menikmati jasa yang disediakan dalam restoran Padang. Tujuan melakukan survei kepuasan pelanggan ini adalah untuk mengetahui keunggulan bersaing yang dimiliki, serta mengetahui indikator – indikator apa saja yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya sehingga pelanggan merasa puas, yang selanjutnya dapat dibuat program peningkatan loyalitas pelanggan, sehingga jumlah pelanggan loyal semakin meningkat jumlahnya. Selamat melakukan survei.
Freddy Rangkuti
Sumber :
http://fraimarketing.com/index.php?option=com_content&task=view&id=24&Itemid=26
Yth Bapak Freddy, Jika saya ingin mengukur survei kepuasan pelanggan di rumah makan Padang yang saya kelola, kira – kira apa yang paling penting untuk dilakukan? Saya ingin melakukan survei kepuasan mereka atas rasa masakan kami. Tapi saya kesulitan menentukan indikatornya dan mekanisme surveinya. Kalau bisa, tolonglah saya dibantu.
Chaniago, Jakarta Barat
Jawaban
Survei kepuasan pelanggan di rumah makan Padang, tidak hanya ditentukan oleh rasa masakan saja, tetapi dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan mulai dari pelanggan melihat tampilan rumah makan Padang tersebut, kemudahan tempat parkir, memilih tempat duduk, kenyamanan ruangan, kebersihan rumah makan, keramahan pelayanan, kecepatan, keakuratan perhitungan pembayaran, harga yang diterapkan, rasa makanan, variasi makanan, kebersihan kamar kecil, kelancaran air untuk cuci tangan berikut sabun, sampai pelanggan keluar dari rumah makan Padang tersebut.
Intinya ada lima dimensi yaitu: (1) Responsiveness (ketanggapan) yaitu kemampuan untuk menolong pelanggan dan ketersediaan untuk melayani pelanggan dengan baik. (2) Reliability (keandalan) yaitu kemampuan untuk melakukan pelayanan sesuai dengan yang dijanjikan dengan segera, akurat dan memuaskan. (3) Empathy yaitu rasa peduli untuk memberikan perhatian secara individu kepada pelanggan, memahami kebutuhan pelanggan, serta kemudahan untuk dihubungi. (4) Assurance (jaminan) yaitu pengetahuan, kesopanan, keramahan petugas serta sifat dapat dipercaya sehingga pelanggan merasa aman dan terbebas dari risiko. (5) Tangibles (bukti langsung), yaitu semua kenampakan fisik yang langsung terlihat, misalnya fasilitas fisik, perlengkapan peralatan, penampilan karyawan, serta berbagai sarana dan prasarana.
Mekanisme survei kepuasan pelanggan untuk rumah makan Padang adalah dengan membuat kuesioner, atau bisa dilakukan FGD (focus group discussion) dengan berbepedoman pada berbagai indikator yang telah disebutkan di atas. Analisis dilakukan dengan membandingkan harapan pelanggan dengan apa – apa yang dirasakan pada saat menikmati jasa yang disediakan dalam restoran Padang. Tujuan melakukan survei kepuasan pelanggan ini adalah untuk mengetahui keunggulan bersaing yang dimiliki, serta mengetahui indikator – indikator apa saja yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya sehingga pelanggan merasa puas, yang selanjutnya dapat dibuat program peningkatan loyalitas pelanggan, sehingga jumlah pelanggan loyal semakin meningkat jumlahnya. Selamat melakukan survei.
Freddy Rangkuti
Sumber :
http://fraimarketing.com/index.php?option=com_content&task=view&id=24&Itemid=26
Rumah Makan di Surabaya
View Larger Map
AYAM BAKAR, GORENG, PENYET
Ayam bakar De Mii : Jl. Jemur Ngawinan II no.2A. Telp. (031)8411993
Ayam Goreng Priangan, Jalan Karang Menjangan seberang Sekolah Perawat Dr. Soetomo.
Ayam Bakar Wong Solo, Di Mayjen Sungkono, sebrang TMP
AYAM/BEBEK GORENG/BAKAR ANUGERAH, Jl. Raya Dukuh Kupang.
Ayam Penyet Bu Kris, di Kl.Tenggilis Utara no.1, Selain di-Tenggilis, dia juga buka di manyar persis di gang depan Gramedia samsat. Tenggilis buka dari jam 10 pagi sampe 8 malem. Manyar buka dari jam 7 pagi- 4 sore.
"OEN" Ayam Goreng Philipina & Sate kelinci Philipina, Jl.Kali Kepiting, 031 - 3895305, hubungin Tante OEN, untuk delivery. Sayangnya, cuma bisa delivery!
Ayam Goreng Prima, di Raya Mulyosari, yang jualan ayam goreng, babat-paru, usus, cumi-cumi.
Ayam Goreng Suharti, Jl. Raya Gubeng (tikungan dari pasar Keputeran, depannya jalan Sumatra)
Ayam goreng Kayu Tangan, Jl. Bratang Gede, Surabaya
Ayam goreng Sri Ratu, di Ngagel Jaya Selatan, tepatnya dibelakang halaman parkir supermarket Bilka.
Ayam goreng Pak Djo, di Jalan Darmawangsa, dekat jalan Srikana., Tersedia juga gudeg jogja, opor ayam, pecel dll.
Ayam goreng Lestari, di Jalan Baratajaya XIX/27
Happy Suzy, letaknya di jalan diponegoro setelah RKZ
Ayam Goreng depan TVRI, selain ayam gorengnya yg enak sambelnya juga enak bgt
Ayam Goreng Solo Asli, Jl. Raya Nginden kearah selatan.
BEBEK
Warung Bebek Goreng, Jl. Yos Sudarso, Tempatnya di pinggir jalan.
Bebek Goreng IDI, jl Dharmahusada, depan Alfamart IDI.
Bebek HT, Jl. Karang Empat Besar
Bebek goreng KM, Jalan Karangmenjangan.
Bebek Goreng/Bakar Pajajaran, Jl. Polisi Istimewa.
Warung Bebek Goreng, di Jl.Siwalankerto Timur I Sebelah kiri jalan (one way)
Nasi Bebek Cak Yudi, di Perak, deket lapangan tenis belakang pom bensin Perak Utara.
Bebek Goreng KDR, JL.Kendangsari
Bebek Goreng Papin, Dekat pertigaan Undaan Wetan Kalianyar.
Bebek Doa Ibu, Jl. Nginden Semolo, seberang kantor kecamatan Sukolilo.
Bebek Goreng Barokah, Depan BCA Kayun - Jln. Kayun.
Nasi Bebek Tembaan, lokasi di Tugu Pahlawan Sby. Dari arah Jl.Bubutan, terus ke kanan sampai perempatan Tugu Pahlawan, belok kekanan. Tapi harus muter balik di depan Tristar Pasar Besar, karena lokasinya juga dikanan jalan. Paling gampang lewat Jl.Jagalan, lurus Pasar Besar, setelah lampu merah itulah tempatnya. Bukanya malam hari +- 18.00 sd 21.00
Bebek CJDW, Delta Permai... deket kampus UBAYA, tenggilis mejoyo blok KH klo ga salah
Bebek goreng sambel pencit. Lokasi samping ARLISA jalan Urip Sumoharjo alias keputran
BAKWAN/BAKSO
Bakwan Kapasari, Pasar Atom / Ngagel
Bakwan Perak, ujung jalan ikan lumba-lumba (arah ke jalan demak), dekat pura jagadkarana
Bakso Pak Kus, Tempatnya di emperan depan gereja GKI di residen Sudirman, atau dekat-dekat gereja Kristus Raja.
Bakso Pak Jo, Komplek Tompotika (Manyar).
Bakso Seger, Depan Pasar Genteng. Buka malam jam 6.30. Kalau siang ada cabang lain di dekat sekolah Dapena, dan di dekat SD Aletheia di jalan tembok dukuh.
Bakso Pak Ateng (dan Warso), di Jl Kepanjen depan gereja.
Bakso Barokah, sekitar Ruko Wisma Menanggal
Bakwan Istara ( P. Sodiq ), di Jl Panglima Sudirman( deket wisma tiara )
Bakso P.Sabar, Jalan Menur sisi deketnya WAPO Airlangga.
Bakso Solo Jalan Nias, di Jalan Nias Deket Pertigaan Rel KA.
Bakso Kulit, Jalan Kedung Cowek Selatan SLTPN 15.
Bakso Pak San (SMP STELMA), di Jl.Tembaan SMP STELMA samping
Bakso Anda, Jl. Gayungan PTT, buka cabang di Medokan Ayu Rungkut deket Kampus UPN. Gado-gadonya juga enak.
Baso Citra Ngagel, Warung tenda di dekat kampus UBAYA Ngagel, tepatnya mungkin di perempatan Jl. Ngagel Wasana 1 dan Jl. Ngagel Jaya Tengah, sejalan dengan kampus STTS.
Bakso sari murni, kawasan Jl. Kalidami.
Bakso Solo Jolotundo, Jl. Jolotundo.
Bakso Unyil, Jl. Kanginan. Buka mulai jam 12 siang sampe sore jam 5.
Bakso Bu Etik SMA 2, Jl. Wijayakusuma depan lapangan basket SMA 2 persis. Bukanya dari jam 09 pagi sampe sore
Bakso Taman Bungkul, Tempatnya ada di Taman Bungkul pake gerobak gitu tempatnya rame bgt.
Bakwan Jagalan, tempatnya kira-kira 150 meter dari jembatan kali peneleh..kalo terus ke tugu pahlawan kalo kekiri ke jalan peneleh..tempatnya dari jln.jagalan di sebelah kiri jalan.
Bakso SMP 6, Jln.Jawa (Depannya SMP 6).
Bakwan 'Santun', Jl. Rungkut Asri, arah dari kantor kecamatan Rungkut menuju ke pertokoan Yakaya, sebelah kiri jalan.
Bakwan Dempo, Jalan Dempo, Ada dua tempat, bersebelahan. Dua-duanya enak. Satu lagi di HR Muhammad di ruko sebelah Bank Danamon.
Bakwan Petra Manyar, di dekat sekolah Petra Manyar.
Bakso Klampis Ngasem Raya, Jl. Klampis Ngasem Raya No. 63.
Bakso Iga Sapi, Jl A. Yani dan Jl. Ngagel Jaya Selatan (depan UBaya).
PANGSIT MIE/MIE KERITING
Mie Pangsit Palapa, depannya toko swalayan Palapa Jl. Adityawarman dan agak kekiri (Kutai)
Mie Jembatan Merah, di Pojokan Jembatan Merah (Depan JMP) + JMP lt. 4 (Sebelah KFC).
Pangsit Mie, Jl. Jimerto Surabaya, Bentuk tempat jualannya seperti kaki lima, tepat di sebelah kantor dinas walikotamadya surabaya. Jam sembilan pagi udah buka, tapi sayangnya jam dua belas aja udah habis mie-nya, karena saking larisnya.
Bakmi Keriting Manalagi, Jl. Kapas Krampung kalau dari arah kota setelah stadiun ketemu pasar kapas krampung nah dia satu deret dengan pasar tapi agak diujung hampir sampai yang mau belok kearah kenjeran. Makanannya : Bakmi Keriting Siantar.
Pangsit Kutisari, di pertigaan kutisari di depan telkom, sebelah kantor pos.
Mie Ayam 'Pengampon', di Depan kampung Pengampon Gg. VI. Jam buka dari jam 08.00 sampai jam 15.00.
Pangsit Mie Rungkut Mapan, di Tempatnya Seberang Mesjid di Griya Mapan Sntosa dekat YAKAYA-SUPERINDO.
Pangsit Mie Gajahmada, di pelataran parkir bioskop purnama di seberang hotel pinang inn
Mie Remaja, di jl A Yani, daerah Injoko pertigaan jalan masuk mau ke gayung. nah di pojokan jalan itulah letaknya.
Mie goreng depot 'masakan tionghoa', Jl Kembang jepun (didalam kya-kya).
BATAGOR
Siomay/Batagor ex Budi Mulia, Jl. Raya Ngagel 25.
Batagor Dinar, Jl. Majapahit seberang jalan Doho, tepat di sebelah kanan pintu gerbang belakang SMUK St. Louis I.
Batagor Nginden Intan, Jl. Nginden Intan Raya.
Batagor Manyar, di Jl. Raya Manyar (depan Ruko Manyar Jaya).
Batagor,siomay, pempek, di Jl Ngagel deketnya makam pahlawan
BUBUR AYAM
Bubur Ayam depan dokter gigi Taman Surya, di Taman Surya, Buburnya enak, en cuman buka saban hari Minggu.
Bubur Ayam Manyar, di Jl. Manyar depan terminal Bratang.
Bubur Ayam Surya, cabangnya banyak di beberapa sudut kota Surabaya
Bubur Ayam 55, di daerah manyar.deket banget ama Bonnet n temat kursus inggris Tiora,
LONTONG BALAP
Lontong Balap Rajawali, di Jl. Rajawali, tepatnya di seberang Bank Eksekutif.
Lontong Balap Garuda di Jl.Kranggan (depan bioskop garuda
Warung lontong balap, di Jl. Kepanjen, Depan SMPN 2 Surabaya disebelah warung sayang anak.
Lontong Balap Kertajaya, Jl Raya Gubeng Kertajaya masuk ke gang XV sekitar 150 an meter, tempatnya di sebelah kanan mepet dengan sungai. Bukanya siang hari sekitar pukul 10 an.
Lontong Balap Patua, di Jl. Patua, depan STM Negeri 1, Buka tiap hari mulai pagi sampe abis.
Lontong Balap RIA, di Pusat Jajan Ria Surabaya
Lontong Balap Raya Gubeng, di Jl. Sumbawa dekat Bank BNI.
TAHU TEK/GADO-GADO/PECEL/RUJAK
Tahu Tek-Tek pak Ali, di Jl. Dinoyo dekat jembatan BAT seberang toko roti dan pujasera.
Pecel Ponorogo Hj. Boeyatin jl. Ketabang Kali 33
Warung Rujak & Gado - Gado Buk Mariyati, di Jalan Jolotundo. Buka jam 11-an, en sekitar jam 3 udah abis.
Pecel Bu Kus, di Jl.Bratang (dekat Hotel Narita), persisnya pas belokan.
Pecel Tapaksiring, di Lapangan tenis PJKA Jl. Tapaksiring.
Pecel Pandigiling, Jl. Pandigiling, di depan bioskop purnama. Rawonnya juga enak.
Gado-gado Arjuno, di jalan Arjuna yg agak deket sama pertigaan kedungdoro. ada depot kecil yg jualan gado-gado.
Rujak Cingur Wonocolo, di Jl. Wonocolo. P.Kulit
Pecel Madiun, di Jln. Dharmahusada.
Pecel di Mitra Pusura, di Sego Pecel di bioskop Mitra dekat Balai Pemuda Pusura.
Gado-gado and Tahu campur Cak Ronny, di Jl. Bogowonto,depannya SMP Hang Tuah I, Bukanya senin-sabtu jam 10-15 wib.
Pecel Lele, di Jl. Arief Rahman Hakim, sebelah ring Selatan pintu masuk kampus ITS Surabaya.
Pecel gang telulas, jl kertajaya gang 13 berada di muka gang, pecel ini berada di emperan toko perabot anak kecil SUZANNA, buka dari jam 4 subuh hingga 8 pagi.
Rujak Cingur Achmad Jais, di Jl. Achmad Jais, sebrang kali, ruko (Note: harganya mahal banget).
NASI GORENG
Nasi udang bu Rudy, Jl Dharmahusada 140.
Depot Aroma, di Jl. Raya Tenggilis sebelahnya persewaan buku Luki / seberangnya Mustika Ratu
Nasi Goreng Ondomohen, di Jl.Ondomohen terusannya jalan Walikota Mustajab
Nasgor TP, di Jl Basuki Rahmat surabaya, Nasi goreng pake tepung. Tunjungan Plasa lantai emperan jam 10`00 malem ke atas sampai pagi.
Warung Pak Djo, di sebelah kampus Ubaya Tenggilis
Nasi Goreng Pattaya, di Keputih (Arif Rahman Hakim) sebelah Sakinah, Warungnya jualan makanan ala Thailand.
Depot Anda, di daerah Ketintang pojokan abisnya rel kereta api disebelah kanan jalan.
Nasi Ayam Cak Jo, di di Jalan Embong Belimbing... abis ketemu restoran ria trus belok kiri.. itu bagian pusat makanan.
Cak TO"mie", di jl.Kayoon dan jl.Kombes.M.Duryat
Warung Nasgor Dharmahusada, di Belakang POM Bensin Perempatan (ex. Bunderan) Dharmahusada-Kertajaya
NASI UDUK
Nasi Uduk Remaja, di Jl. May. Sungkono buka cabang di Manyar (depan Bonet)
Nasi Uduk A. Yani, di depan jalan raya A. Yani berdekatan dengan persewaan vcd, tampatnya itu kalo siang buat bengkel mobil sebelum belokan Injoko
Nasi Uduk Kebon Kacang, Jl. HR Muhammad dan Jl. A. Yani.
SATE/GULE
Warung Sate P. Mat, di Jalan Bronggalan Sebelah Selatan Indomaret
Warung Bu Umi, di Rungkut samping kantor kecamatan arah ke perumahan YKP
Sate Gule Mat Bagong, Lokasinya persis di ruko Perumnas Menanggal (tepatnya di sebelah INDOMARET). Buka 17.00-22.00.
Sate Ayam W.R. Supratman, di Jl. W.R.Supratman
Sate Daging Wak Yam, di Jl.Walikota Mustajab.
Warung Sate :
sate & gule kambing sebelah kimia farma dharmawangsa (depan rs.dr.sutomo), bukanya siang & malem.
sate & gule kambing di sekitar kantor pos pucang, bukanya malem thok
sate, tengkleng & gule kambing karmen, di jl.karangmenjangan, buka pagi-malem
sate klopo daging sapi,di jalan undaan wetan, depan dealer suzuki undaan & counter ice cream cocofrio, bukanya cuma pagi-siang
Sate Banjar, di DELTA SARI INDAH RAYA, cari aja di depot SRI REJEKI
Sate Buntel Karangmenjangan, di Sate Buntel Karangmenjangan mburine Kamar mayat RS. DR. Sutomo, Kedung Tarukan Baru.
Sate Kelopo Pasar Genteng, Pasar genteng.
Sate Pak Yek, jl. Ngagel Rejo, bukanya abis magrib.
Sate ayam GBT, Pojokan Ngagel Jaya - Ngagel Jaya Tengah, tempatnya di bengkel GBT. Buka sore - malam.
Dunia Sate, dekat perumahan Bukit Mas, sebrangnya Carrefour.
GULE
Gule kikil sepanjang, Sepanjang dekat Mesjid Jami' Pasar Sepanjang.
Roti maryam & kare, jl. KH. Mas Mansyur Ampel Kampung Seng, buka abis Isya.
Warung Madinah, di belakang Hotel Grand Kalimas, buka jam 8 - 1 siang, tapi banyak tutupnya karena lebih banyak trima pesanan
depot mutlik n depot yaman, keduanya di Jl. KM mAnsyur dekat Jl.Sasak itu lho.
Depot Ampel, di Jl. Walikota Mustajab, Sedia semua makanan dari daging Kambing, mulai Sate Kambing, Sate Rudal (harus coba yang satu ini), Kambing Bakar (hmmmm), Kambing Oven, Gule, Roti Mariyam, Nasi Kebuli, semua khas timur tengah.
SOTO
Soto Banjar Pal Satu, di Jalan Kedungdoro sebelah kanan jalan.
Warung Coto Makassar, Jalan Slamet.
Soto Cak Man, Jl. Simpang Dukuh, sebelah kanan jalan.
Soto lamiyun, depan lapangan flores. buku cabang di Salon Rita Jl.Nias 132.
Soto ayam Jl. Pahlawan, di Jalan Pahlawan sebelah bioskop Surabaya 21.
Soto Ayam Top, di di sebelahnya pas supermarket Tops Mulyosari(Sekarang Hero)
Soto ayam lamongan, di Jl. gubeng Kertajaya VII.
Soto ayam Embong Malang, Jl. Embong Malang, sebelah kanan jalan, seberang gedung Go skate.
Soto ayam Jalan Merak, di Jalan Merak sebelah kiri jalan, depan gedung HVA/PTP.
Soto Mojopahit, di Jl. Mojopahit sebrangnya McD Darmo (bukan sebelahnya loh), masuk dikit ada warung oranye bertuliskan "Soto Ayam AdiMirasa Lamongan"
Soto Ayam Bratang Gede, di Soto Ayam Bratang Gede pas prapatan kali bratang gede.
Soto Ayam Pak Pi'i & es campur, di Senin-Sabtu : depan sekolah Petra Jl.WR Supratman Minggu : depan Gereja Jl. Mojopahit.
Soto Ayam Pak Sadi, jalan Ambengan.
Warung Soto Praban Pojok, di ujung jalan Praban yang menuju ke Bubutan tepatnya dipojok perempatan Jl. Gemblongan, Jl. Genteng Kali, Jl.Tunjungan dan Jl. Praban. Buka dari pagi sampai malam.
Soto Ayam Joni, di Jl. Sulawesi sebelum viaduct yg menuju ke Kertajaya.
Soto Penerangan, di Dept Penerangan AR Hakim (Depan ITATS), Buka cumapagi sampai siang. sepuasnya.
Soto Ayam Rungkut, di Rungkut Industri 7 deket Kantor Pajak sebrangHM Sampoerna
Soto Madura Wachid, jl.Tambah rejo sebelah barat Pasar Tambak rejo namanya Warung soto Wachid.
Soto Ayam Pak Djayus Manyar lokasinya seberang terminal bratang, jalan kembar.
Soto Bangkong, dulu Jl.Kusumabangsa No.? (sederet THR) dan sekarang di sebelah Gramedia Manyar.
SOP
Depot Sari, Jalan Kembang Jepun ujung jembatan merah sebelah kananjalan, Sop buntut-nya sangat special.
Sop Kaki Sapi Cak Munir, di Raya Kupang Indah lurusannya Hotel Sommerset (dulu Hotel Mercure), Bukanya habis maghrib sampe habis. Tapi biasanya jam 21.00 juga udah habis.
Sop Kaki Kambing "Bang Oya", di jl. Kedungdoro depan bank mega.
Sop Kaki Sapi Jemursari, di Raya Jemursari, Raya Jemursari kaki lima,depan klinik Jemursari Empat.
PEMPEK
Pempek Palembang Tjek Entis, di Jl. A. Yani, Sederetan ma BilkaNgagel ama di Sidoarjo
ES
Es Kacang hijau Abdul Fani, Jl. Pasar besar (di salah satu gankkecil, seberang hotel pasar besar).
Es Kacang hijau, Jl. waspada (sebelah pasar atum)
RAWON
Rawon 'setan', Jl. Embong malang.
Rawon pandegiling, Jl. Pandegiling depan bioskop
Rawon taman bungkul, jl raya darmo (taman bungkul).
Rawon nguling, Jl. Jemursari.
KIKIL
Kikil Sapi Waru Jaya, sebelah jembatan layang waru (yg arah ke sby)
Buat rekan rekan yang sering berwisata jajanan di Surabaya, bisa menambah daftar alamat di Surabaya ini.
Sumber :
http://andibagus.blogspot.com/2008/02/daftar-alamat-rumah-makan-di-surabaya.html
6 Februari 2008
Sabtu, 07 November 2009
Rumah Makan Ibu Hj. Kokom

Anda salah satu penggemar ayam goreng? Tampaknya, Anda harus mengunjungi salah satu wisata kuliner ini. Disini Anda akan merasakan ayam goreng yang nikmat, gurih dan renyah serta makanan lainnya yang menggugah selera. Ditambah dengan suasana tempat yang alami, santai dan nyaman, pasti akan menambah kenikmatan sajian yang disediakan. Rumah Makan Ibu Hj. Kokom yang terletak di Jl. KH. Hasyim Ashari No.20 Cipondoh, Kota Tangerang dapat menjadi pilihan wisata kuliner Anda untuk bersantap bersama kerabat atau keluarga.
Rumah makan yang berada di pertigaan menuju perumahan Poris selalu ramai oleh pengunjung. Di depan rumah makan ini, Anda dapat melihat deretan mobil yang terparkir dan kesibukan dari tukang parkir yang berusaha menertibkan kendaraan. Bila dilihat dari depan, rumah makan ini layaknya seperti rumah makan biasa, rumah makan dengan tembok dan kursi plastik. Tapi saat Anda masuk ke rumah makan, ternyata masih ada halaman belakang yang sangat luas. Di halaman belakang inilah yang menjadi tempat favorit untuk menyantap menu yang ada.
Pada halaman belakang, tempat makan dibuat berupa saung-saung atau pondok dengan dinding bambu dan atap daun yang membentuk ruangan-ruangan. Suasana disini terasa sejuk karena adanya pohon-pohon yang ditanam di jalan-jalan di antara saung-saung. Besarnya saung berbeda-beda, mulai untuk 4 orang saja sampai ada saung yang bisa untuk 12 orang atau lebih. Agar semakin sederhana, sebagian besar saung tidak disediakan kursi alias Anda bisa makan sambil lesehan. Tetapi, bila lebih suka duduk di atas kursi, ada juga saung yang terdapat kursi di dalamnya. Dengan dinding hanya setinggi lutut, Anda akan merasakan hembusan angin yang bertiup sepoi-sepoi. Anda juga dapat memandang danau yang ada di sebelah tempat ini, bila Anda duduk di saung yang ada di bagian belakang. Rumah makan ini terletak persis di tepi Situ Cipondoh yang juga dimanfaatkan sebagai tempat wisata bagi masyarakat sekitar.
Tidak hanya suasana yang ditawarkan oleh pemilik untuk pengunjungnya. Makanan tradisional sederhana dan alami inilah yang juga ditawarkan oleh pemiliknya. Menu bergaya Sunda dan Betawi sangat cocok bagi lidah para pengunjung. Sebagai pilihan, Anda dapat memesan sayur asam, tempe, tahu, pepes, ikan gurame, karedok, ayam bakar atau ayam goreng kuning yang menjadi menu favorit. Hal ini tidak mengherankan, karena ayam goreng yang digunakan merupakan ayam kampung dengan bumbu kuning yang meresap dengan daging ayam dan bumbu yang renyah. Apalagi ditambah sambal terasi, sayur asam dan pete,dan tentu saja lalapan, pasti Anda bisa ketagihan dibuatnya.
Sambil menunggu menu utama, Anda dapat memesan otak-otak atau tahu sumedang sebagai makanan pembuka. Sedangkan untuk minuman, ada teh, soft drink, es jeruk atau kelapa muda. Semua dapat Anda nikmati tanpa perlu kuatir kantong Anda akan jebol dibuatnya, karena semua ditawarkan dengan harga terjangkau.
Anda juga harus berlatih kesabaran, bila Anda mengunjungi tempat ini saat jam makan siang atau akhir pekan. Tempat ini biasanya akan penuh oleh pengunjung dan untuk dapat makan di saung, Anda harus rela menunggu di depan saung yang masih ditempati pengunjung lain agar dapat segera ditempati setelah selesai. Begitu juga sebaliknya, Anda harus rela dan bertenggang rasa bila saat Anda makan, akan ada pengunjung lain yang berdiri menunggu saung kosong selesai Anda bersantap. Semua ini karena kombinasi dari makanan, harga dan suasana yang dihadirkan menjadikannya selalu dipenuhi para penikmatnya.
Rumah Makan Ibu Hj. Kokom
Jl. KH. Hasyim Ashari No.20
Cipondoh
Kota Tangerang
Banten
Sumber :
http://kumpulan.info/kuliner/wisata-kuliner/34-wisata-kuliner/106-rumah-makan-ibu-hj-kokom.html
6 November 2008
Mengembangkan Usaha Rumah Makan Kecil-kecilan
Saya mempunyai usaha rumah makan kecil-kecilan. Saya sudah menjalankan usaha ini selama kurang lebih 8 tahun tapi menurut saya hasilnya belum maksimal. Income yang saya dapatkan setiap hari sebenarnya masih bisa ditingkatkan. Saya yakin masakan kami juga tidak kalah dengan rumah makan lainnya. Suasananya nyaman dan bersih. Saya sudah coba untuk banting harga, tetapi juga belum maksimal. Menurut Pak Andrew, apa yang harus saya lakukan? Mohon saran Bapak.
Terima kasih.
Rudy
Pak Rudy dan pembaca kompasiana.com, sekedar memiliki rumah makan yang menyajikan masakan yang enak, harga yang terjangkau dan suasana yang nyaman dan bersih belum tentu akan menjadi tempat makan favorit. Pertahankan apa yang telah Anda lakukan selama ini, seperti memasak makan yang lezat serta tempat yang nyaman dan bersih. Namun ada beberapa hal lain yang mungkin terlupakan selama ini, yaitu:
Pertama, Anda perlu beriklan, baik di media cetak atau elektronik ataupun dengan memasang spanduk dan menyebarkan brosur-brosur. Dengan melakukan hal ini, tentunya orang yang tidak tahu dengan rumah makan Anda akan mulai tahu. Yang sudah tahu tapi mungkin lupa atau jarang mengunjungi rumah makan Anda, akan mulai ingat kembali dan mungkin saja mereka akan menyempatkan berkunjung ke rumah makan Anda lagi.
Kedua, dalam iklan yang Anda buat, sedapat mungkin menonjolkan makanan unggulan dan unik yang Anda biasa sajikan. Sebisa mungkin jenis makanan tersebut tidak dimiliki oleh rumah makan lain. Atau jika Anda mempunyai jenis makanan yang sama, mungkin Anda bisa menampilkan nama yang berbeda atau dekorasi makanan yang berbeda.
Ketiga, buatlah program-program promosi. Misalnya, Anda memberi diskon khusus dihari-hari atau jam-jam tertentu. Sedapat mungkin promosi yang Anda lakukan bukan promosi setengah hati, tetapi promosi yang cukup fantastis sehingga orang menjadi tertarik untuk mengambil bagian dalam promosi tersebut. Bisa juga program membership atau reward point, seperti setiap belanja nilai tertentu mendapatkan hadiah. Atau misalnya pembelian kedua akan mendapatkan diskon 50%. Ada banyak cara melakukan program promosi.
Keempat, sponsorilah event-event atau kegiatan-kegiatan tertentu. Misalnya, jika ada acara dari perkumpulan ataukah pertandingan, atau acara dari sekolah atau kampus, atau acara apa saja yang pengunjungnya juga merupakan target market atau orang yang bisa membeli dari rumah makan Anda, berilah diskon 50% namun Anda minta agar spanduk rumah makan Anda dipasang di lokasi acara mereka. Atau jika mereka mempublikasikan acaranya melalui media, mintalah agar logo rumah makan Anda terpasang di media publikasi tersebut. Dengan begitu, lebih banyak orang akan mengetahui rumah makan Anda. Jadi, lebih banyak orang tahu, maka kemungkinan orang yang akan berkunjung ke rumah makan Anda akan semakin banyak.
Mudah-mudahan jawaban saya bisa memberi inspirasi buat Pak Rudy dan pembaca kompasiana.com lainnya.
Akhirnya, tetap semangat dan jangan pernah menyerah karena apapun yang terjadi selalu ada jalan keluarnya. Ingat, kita tidak dilahirkan sebagai orang gagal, tetapi sebagai pemenang.
Andrew Nugraha
Tanggapan Tulisan
Sumber :
Andrew Nugraha
http://ekonomi.kompasiana.com/2009/10/30/mengembangkan-usaha-rumah-makan-kecil-kecilan/
30 Oktober 2009
Terima kasih.
Rudy
Pak Rudy dan pembaca kompasiana.com, sekedar memiliki rumah makan yang menyajikan masakan yang enak, harga yang terjangkau dan suasana yang nyaman dan bersih belum tentu akan menjadi tempat makan favorit. Pertahankan apa yang telah Anda lakukan selama ini, seperti memasak makan yang lezat serta tempat yang nyaman dan bersih. Namun ada beberapa hal lain yang mungkin terlupakan selama ini, yaitu:
Pertama, Anda perlu beriklan, baik di media cetak atau elektronik ataupun dengan memasang spanduk dan menyebarkan brosur-brosur. Dengan melakukan hal ini, tentunya orang yang tidak tahu dengan rumah makan Anda akan mulai tahu. Yang sudah tahu tapi mungkin lupa atau jarang mengunjungi rumah makan Anda, akan mulai ingat kembali dan mungkin saja mereka akan menyempatkan berkunjung ke rumah makan Anda lagi.
Kedua, dalam iklan yang Anda buat, sedapat mungkin menonjolkan makanan unggulan dan unik yang Anda biasa sajikan. Sebisa mungkin jenis makanan tersebut tidak dimiliki oleh rumah makan lain. Atau jika Anda mempunyai jenis makanan yang sama, mungkin Anda bisa menampilkan nama yang berbeda atau dekorasi makanan yang berbeda.
Ketiga, buatlah program-program promosi. Misalnya, Anda memberi diskon khusus dihari-hari atau jam-jam tertentu. Sedapat mungkin promosi yang Anda lakukan bukan promosi setengah hati, tetapi promosi yang cukup fantastis sehingga orang menjadi tertarik untuk mengambil bagian dalam promosi tersebut. Bisa juga program membership atau reward point, seperti setiap belanja nilai tertentu mendapatkan hadiah. Atau misalnya pembelian kedua akan mendapatkan diskon 50%. Ada banyak cara melakukan program promosi.
Keempat, sponsorilah event-event atau kegiatan-kegiatan tertentu. Misalnya, jika ada acara dari perkumpulan ataukah pertandingan, atau acara dari sekolah atau kampus, atau acara apa saja yang pengunjungnya juga merupakan target market atau orang yang bisa membeli dari rumah makan Anda, berilah diskon 50% namun Anda minta agar spanduk rumah makan Anda dipasang di lokasi acara mereka. Atau jika mereka mempublikasikan acaranya melalui media, mintalah agar logo rumah makan Anda terpasang di media publikasi tersebut. Dengan begitu, lebih banyak orang akan mengetahui rumah makan Anda. Jadi, lebih banyak orang tahu, maka kemungkinan orang yang akan berkunjung ke rumah makan Anda akan semakin banyak.
Mudah-mudahan jawaban saya bisa memberi inspirasi buat Pak Rudy dan pembaca kompasiana.com lainnya.
Akhirnya, tetap semangat dan jangan pernah menyerah karena apapun yang terjadi selalu ada jalan keluarnya. Ingat, kita tidak dilahirkan sebagai orang gagal, tetapi sebagai pemenang.
Andrew Nugraha
Tanggapan Tulisan
Sumber :
Andrew Nugraha
http://ekonomi.kompasiana.com/2009/10/30/mengembangkan-usaha-rumah-makan-kecil-kecilan/
30 Oktober 2009
Drs. H. Kadar Bintara, M.Pd., Bisnis Rumah Makan
PENSIUN masih tujuh tahun lagi, namun persiapan sudah dilakukan dari sekarang. "Saya sedang mencoba bisnis rumah makan. Sebelum pensiun, harus ada pengalaman di bidang lain," ujar Drs. H. Kadar Bintara, M.Pd., sambil tersenyum.
Mantan pemain Persib dan Tim Nasional Sepak Bola Mahasiswa Indonesia peraih Medali Emas POM ASEAN ini mengaku, dia baru menggeluti bisnis rumah makan makanan khas Sunda sejak sebulan terakhir. "Ya, sambil belajar usaha lah. Saya juga melihat, prospek rumah makan, terutama khas Sunda di Bandung, cukup bagus," ujar Kadar.
Menurut Kadar, walau baru sebulan, pelanggan rumah makannya sudah cukup banyak. "Sekarang ini kan sedang ramai-ramainya wisata kuliner. Jadi, setiap hari cukup banyak pelanggan yang datang ke rumah makan," kata staf Dinas Olah Raga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat ini.
Kadar menambahkan, beberapa waktu lalu dia membeli royalti dari salah satu rumah makan di Nagrak, Purwakarta. "Saya kemudian mendirikan rumah makan dengan nama yang sama di Jalan Terusan Jakarta, Antapani," ujar suami dari Sukawati.
Kadar diwajibkan membayar royalti berdasarkan omzet selama sebulan. "Ya, royaltinya sekian persen bagi yang punya merek. Untuk makanan, kita datangkan tukang masak dari pemilik merek rumah makan. Kita magangkan juga karyawan kita. Setelah sekian lama baru bisa dilepas sendiri. Namun, kita tetap memberikan royalti selama masih menggunakan merek rumah makan tersebut," kata Kadar yang dilahirkan di Bandung pada 13 April 1960.
Kadar berharap, bisnis rumah makan bisa menjadi andalan baginya ketika memasuki usia pensiun sekaligus menjadi bekal untuk ketiga putrinya yaitu Ghaida Azzahra (18), Salsabil Ghassani (13), dan Jauza Mumtaz (8). (Asep/"PR")***
Sumber :
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=85423
7 November 2009
Mantan pemain Persib dan Tim Nasional Sepak Bola Mahasiswa Indonesia peraih Medali Emas POM ASEAN ini mengaku, dia baru menggeluti bisnis rumah makan makanan khas Sunda sejak sebulan terakhir. "Ya, sambil belajar usaha lah. Saya juga melihat, prospek rumah makan, terutama khas Sunda di Bandung, cukup bagus," ujar Kadar.
Menurut Kadar, walau baru sebulan, pelanggan rumah makannya sudah cukup banyak. "Sekarang ini kan sedang ramai-ramainya wisata kuliner. Jadi, setiap hari cukup banyak pelanggan yang datang ke rumah makan," kata staf Dinas Olah Raga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat ini.
Kadar menambahkan, beberapa waktu lalu dia membeli royalti dari salah satu rumah makan di Nagrak, Purwakarta. "Saya kemudian mendirikan rumah makan dengan nama yang sama di Jalan Terusan Jakarta, Antapani," ujar suami dari Sukawati.
Kadar diwajibkan membayar royalti berdasarkan omzet selama sebulan. "Ya, royaltinya sekian persen bagi yang punya merek. Untuk makanan, kita datangkan tukang masak dari pemilik merek rumah makan. Kita magangkan juga karyawan kita. Setelah sekian lama baru bisa dilepas sendiri. Namun, kita tetap memberikan royalti selama masih menggunakan merek rumah makan tersebut," kata Kadar yang dilahirkan di Bandung pada 13 April 1960.
Kadar berharap, bisnis rumah makan bisa menjadi andalan baginya ketika memasuki usia pensiun sekaligus menjadi bekal untuk ketiga putrinya yaitu Ghaida Azzahra (18), Salsabil Ghassani (13), dan Jauza Mumtaz (8). (Asep/"PR")***
Sumber :
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=85423
7 November 2009
Langgan:
Entri (Atom)